Skip to main content

Posts

Showing posts from 2011

karma

clara Tidak pernah aku sangka, bahwa saat seperti ini akhirnya tiba. saat dimana hanya aku dan kamu. saat dimana akhirnya aku merasakan hangatnya  tanganmu, saat aku merasakan ketenangan pelukanmu dan saat bagaimana kamu membuatku tertawa lepas karena bualanmu. menurutku inilah jawaban dari penantianku atas dirimu. kenyamanan yang aku rasakan saat bersamamu jauh lebih nyaman dibanding aku diberikan fasilitas kamar selevel istana london. detik-detik disaat kamu katakan "aku harus pergi sekarang.." aku lihat matamu dalam-dalam, tapi tatapanmu kosong ke arahku. perasaanku buruk soal ini, tapi semoga hanya perasaan. ivan setelah saya mohon diri darinya dan memberikan pelukan terakhir untuknya. saya nyalakan mesin mobil dan meninggalkan dirinya yang menatapku cemas. saya yang awalnya mencoba mengajaknya masuk dalam permainan saya, tapi malah saya yang terjebak sendiri. saya semakin bingung untuk mengakhiri ketika saya sadar tatapannya yang tulus menatap say...

Janjiku

Jam 5 sore, di kota yang padat ini aku gas kencang motorku, aku salip setiap celah untuk aku lewati, aku gas dengan ganas setiap ada kendaraan yang berjalan lambat, aku pasang volume musik level  tinggi, lalu berteriak-teriak aku dijalan sesuai lagu yang berputar. Peduli setan jika aku terlihat seperti orang gila, aku tahu banyak lirikan aneh padaku. Untuk ukuran jalanan yang padat hanya orang tuli dan bos-bos dimobil berlapis kaca film yang tidak dengar teriakanku. Hatiku sedang membara, jiwaku sedang liar. Tidak pernah aku sekesal ini, bukan karena orang lain, tapi aku kesal pada aku. Ya diriku sendiri. Aku  ini laki-laki berjiwa brengsek tadinya, tapi sial ada perempuan yang aku tahu dia sama brengseknya dengan ku, telah menyulapku menjadi laki-laki pengemis cinta. Aku selalu menjadi tidak berdaya karenanya. Seberapa sering pun dia membuatku kesal, seberapa sering pun dia membuatku jengkel, herannya aku selalu menanti pesan darinya, aku selalu menanti teleponku berderi...

SUPERDad

Sebagai remaja, aku adalah seorang yang gadis yang sudah cukup banyak mengenal laki-laki. Aku memang mengakui sebagian besar dari mereka bisa dibilang brengsek . Tapi kalian tahu, hanya satu laki-laki yang aku kenal, yang aku sangat tahu dia sangat tulus menyayangiku dan jika dia menyakitiku, aku tahu itu semua karena dia sayang padaku. Laki-laki itulah ayahku. Laki-laki pertama yang aku sayangi dan akan selalu paling aku sayangi sebelum kelak aku mengenal laki-laki lain sebagai pendampingku. Banyak cerita yang membuat karakter seorang ayah itu galak, nyeremin, nyebelin, nggak gaul, sibuk dalan karakter negatif lainnya. Tapi nyatanya Ayah yang sebenarnya yaitu ayahku adalah, galak tapi penyayang, nyeremin tapi perhatian, nyebelin tapi membanggakan. Sangat wajar jika seorang ayah itu galak, nyebelin, nyeremin karena dia adalah laki-laki, karena dia adalah pelindung. Aku terlalu kagum dengan sosok seorang Ayah. ingin diri ini seperti dirinya, menjadi laki-laki pelindung dan bert...

Rindu Masa Kecilku

Sejenak aku rebahkan tubuhku diatas alas empuk dikamarku. Melepaskan kelelahan hidup ini, sambil menghirup udara normal setelah semua ketidak normalan seharian ini. Sejak dulu salah satu sisi kamarku dengan sengaja aku penuhi dengan gambar memori kehidupan ku. Sudah lama aku tidak menengok gambar-gambar itu , sejak aku mulai mengenal kehidupan yang tidak normal ini. Kehidupan normal disini maksudku hidupku bebas tanpa harus memikirkan waktu yang membatasiku dan waktu yang tetap diam tenang berputar, tidak seperti sekarang yang tidak hentinya mengejarku. Aku dudukan tubuhku, sebelum aku jatuh dalam perebahannya. Ingin sekali aku memandangi diriku dan beberapa orang penting didalamnya didalam sebuah gambar yang aku cetak, karena tidak mau aku melupakan semua kenangan dikala bebasku dulu. Satu-persatu aku pandangi, tersenyum-senyum sendiri melihatnya sambil mengingat kembali kejadian waktu dulu. Sampai akhirnya pandanganku terhenti pada satu foto yang warnanya mulai pudar, gambar dir...

Dua Hati

siapa yang ingin seperti saya? saya mengerti sekali rasanya mencintai dan dicintai berulangkali saya berusaha keluar dari belenggu ini memilih salah satu diantara mereka yang terkasih menyakiti dua orang yang paling saya kasihi, bukanlah saya entah setan apa yang merasuki raga ini yang saya tahu hanya nyaman dan nikmat bagaimana saya bisa meninggalkan pasangan sesama saya dia menyayangi saya selayaknya pasangan pada umumnya, begitupun saya? banyak orang yang melirik aneh terhadap kami lantas kenapa jika saya dengannya tidak senormal orang-orang yang melirik aneh terhadap kami? apa bedanya perasaan saya dengan kalian? apa ada sebutan lain untuk kami tentang cinta? siapa yang layak mengadili ketidak adilan ini? yang jelas bukan kalian! siapa yang ingin seperti saya? saya yang tidak rela melihatnya sendu, senyum indah dari bibirnya yang menawan, rambut hitam lurus, terjatuh lemas menghiasi wajah manisnya, tubuhnya yang seperti gitar, melengkung seksi. dialah bidadari ...

love is a game?

Aku adalah seorang gadis remaja yang sehari-harinya berada di pergaulan laki-laki. Ya sebagian besar dari temanku adalah laki-laki. Bukan, bukannya aku tidak punya teman perempuan, tapi ketika aku berada di lingkungan lawan jenis, itu sangat terasa berbeda. Tak jarang aku menjadi perempuan " brengsek " karena itulah hasil dari aku yang bergaul dengan sebagian besar laki-laki. Tawa-tiwi duniawi yang keindahannya tidak ada janji abadi terhadap itu, aku tahu ini hanya sesaat.Tapi biarlah aku menulis dalam sejarah kehidupan ku "pernah menjadi wanita brengsek " Kalian tahu, kenapa beberapa kali aku menyebut kata brengsek ? Karena laki-laki tidak akan pusing jika ada wanita yang mereka incar menolak,  mereka punya segudang cadangan wanita lainnya. Kebetulan aku berada dilingkungan laki-laki yang mengerti bagaimana meluluhkan hati perempuan pujangga cinta.Tapi satu hal yang harus kalian tau, mereka mungkin brengsek , tapi mereka tahu cara bermain hati dengan wanita ta...

kasmaran

Tuk..tuk..tuk.. Bunyi detak jam yang membosankan, diiringi oleh suara orang yang sedang menyampaikan materi didepan papan tulis putih yang lebar. Walau bunyi detaknya membosankan, tapi berulang kali aku lirik bentuk lingkarannya itu dan aku harus menerima ternyata jarumnya berjalan lambat, kelas ini baru berjalan 5 menit. Aku kembali memainkan pulpenku, mengadunya dengan meja, memasuki pelamunanku. Hingga tiba-tiba bunyi pintu kelas terbuka rusuh, memecahkan lamunanku. Berdiri didepan sana sesosok laki-laki yang terengah mengejar waktu, lalu memohon maaf atas keterlambatannya. Aku terpatung melihat sosoknya, senyumnya yang kearahku menyihirku menjadi patung, jiwaku melayang. Aku tersipu layaknya gadis kecil yang diberikan permen lolipop. Selalu dia duduk tepat dibelakangku, tak kuasa aku menahan rona yang mulai memerah di pipi ini, apalagi ketika mendengar suara seraknya menegurku, bertanya tentang materi hari itu. Selayaknya remaja seumuranku, duduk berkelompok adalah ciri...

gama

seandainya hidup seperti sinar alpha, yang lurus terarah dah konsisten seandainya hidup seperti sinar betha, yang memantul naik turun dan juga konsisten. tapi jika hidup seperti sinar gama, yang hancur berantakan dan kacau tanpa prinsip. aku mencoba menghidupi kehidupanku, aku memaksa agar untuk terus hidup, aku harus mencoba untuk menerima hidupku, katanya otak dan hatiku sedang tidak sinkron saat ini otak ku bekerja, sesuai sistemnya : mengajakku berpikir, menyelesaikan pekerjaanku, mengenalkanku kepada tanggung jawab aku mengerjakan semuanya, bangun tidur - kuliah - tugas akhir - bersosialisai - pulang - tidur lagi dan begitu seterusnya. hari demi hari berjalan, aku mencoba mengabaikan hatiku hatiku yang sedang gama hatiku yang sedang kosong hatiku yang sedang... (entah apa lagi sebutannya) menangispun aku tidak bisa, padahal otakku memintaku menangis saat aku tertawa pun, hatiku tidak tertawa gama.. aku sepenuhnya kacau! aku tidak bisa ...

kembali terarah

mulai sayup-sayup kudengar tangisan bayi anak tetanggaku melengking nyaring, aku terbangun namun masih terapung. aku seperti orang yang baru tercandu obat. beberapa waktu kemudian, aku baru sadar bawah kemarin itu telah berlalu, lalu hari ini? (harus kemana aku sekarang?) detak jam yang kian membosankan, memaksaku melirik ke telepon genggamku, mengecek kabar dunia, dan hei ada bunyi tanda pesan masuk. hmm ternyata itu dari kakak ku, dia mengajakku bertemu hari ini, memintaku bertukar pikiran dengannya. dia menanyakan kabar ku, memancingku dengan pengalamannya, menunggu responku sambil berharap aku bercerita ada apa denganku. tapi aku hanya tetap diam dan tersenyum seadanya. sekali lagi dia mencoba memancingku dengan berkata " besok saya mau ke surabaya, ceritanya saya ketemu kamu hari ini mau pamit. " tersentak  aku mendengarnya, keheningan yang tiba-tiba melanda pikiran dan sekelilingku kemana aku selama ini? asik dengan ego ku dan  ternyata banyak yang dengan s...

Tersesat

4 hari kebalakang ini adalah hari dimana aku tidak mengerti siapa aku, hari dimana aku tidak mengerti kemana tujuanku disetiap harinya, aku berjalan menulusuri liku kehidupan, dimana setiap liku aku berhadapan dengan tembok penghalang yang sangat besar dan kokoh. aku selalu menghidar mencari jalan lain, namun tembok itu seperti fatamorgana dalam perjalanan ku.selalu ada dan selalu ada. akuhanya selalu menghindar dan selalu menghidar. sampai dimana aku tiba dititik jenuh. aku lelah dengan semua perjalanan ini. setiap harinya aku hanya duduk termangu lalu pada akhirnya mataku terpejam memaksaku bertemu dengan hari lain, dan aku masih dengan kondisi yang sama. ironis. sesekali aku mencoba keluar dari kondisi ini, mencari situasi baru, mencari cahaya baru untuk menuntunku jalan dan mengembalikan kekuatanku yang hampir habis terkuras. ya mungkin aku butuh 'senang-senang'. pada detik itu aku meninggalkan tuhan, aku asik dengan diriku sendiri, membiarkan para setan berbisik h...

kepada seseorang

Kepada seseorang yang selalu kuinginkan untuk dimiliki. Kepada seseorang yang selalu membuatku tersenyum dikala sendu ku Kepada seseorang yang selalu aku anggap ada… ***** Entah apa ini. mungkin aku terlalu sibuk membangun duniaku. Berkhayal, bermimpi, dan berharap tentangmu. Tentang aku dan kamu. Aku terlalu asik menanggapi perasaanku, yang selalu bahagia ketika mendapat pesan darimu. Aku terlalu menikmati alur pembicaraan kita, yang selalu membuatku berseri selayaknya orang jatuh cinta. Sampai ketika hari itu tiba, hari yang selama ini aku khayalkan. Yaitu hari dimana kamu menyapa perasaanku, memintanya untuk menjadi pasanganmu dengan ikatan yang disebut “pacar”. Lucunya   kamu kembali mencoba mengabaikan dan membuatnya hening, dengan jawaban yang selalu singkat saat aku membalas sapamu, yang saat itu aku tahu kamu ingin menarik kembali sapaanmu. aku tau kamu menyesal. Tapi tenang aku tau apa yang harus aku jawab. Pada kasus ini, aku bingung kepada sia...

malam itu.. surga kah?

Tubuhku bergoyang mengikuti detaknya, Kali ini bukan detak jantung, Tetapi alunan nada yang berdetak, Lalu berdentum membawa raga ini entah kemana. Aku menikmatinya, memejamkan mata sesekali sambil bergoyang. Mengangkat tangan, meminum minuman yang terasa pahit dilidah, dan panas ditenggorokkan, Lalu ku hapus pergi bersama asap dari batangan yang aku bakar. Aku bahagia walau sesaat. Aku merayakan hari sialku, Bukan untuk lari ataupun melupakan. Aku hanya terjebak pada kotak labirin kehidupan, Aku hanya bingung dan lelah. **** Mataku menyipit, masih terasa pusing dan melayang. irama detakannya masih terngiang. AH! ternyata aku terbangun pada waktu lain, hari baru, dan si masalah masih menungguku untuk diselesaikan. Sial! aku tau semalam itu bukan surga, Lalu apa surga itu? Harus hidup dengan masalahkah? Atau syarat masuk surga harus melewati banyak masalah dulu?

the weeding video

hari ini adalah hari besar untuk keluarga besar kami. 31 Agustus 2011, kami sekeluarga besar berkumpul disalah satu rumah keluarga dikawasan bintaro. acara silaturahim dalam rangka bersyukur bertemu kembali dengan hari kemenangan, kembali fitri dan membuka lembaran baru dan catatan kehidupan baru. sudah tua ternyata aku sekarang. 28 Agustus 2011 lalu, genap sudah usiaku 21 tahun. rekan sesaudaraku pun begitu, dulu kami mengantre untuk mendapat thr, tapi hari ini duduk manis, cuek-santai, tapi berharap. saat itu kerap anak-anak berlari, wajah polos mereka, tawa tulus mereka dan teriak riang mereka menjadi warna baru dalam keluarga besar kami. ya aku bukanlah anak-anak lagi hari ini, obrolan pun mulai terarah. "kapan lulus?", "siapa pacarnya sekarang?", "sukses ya kuliahnya, biar langsung nikah muda". rekan sesaudaraku ada yang baru menempuh hidup barunya baru-baru ini. bertambahlah satu keluarga baru dikeluarga besarku. kebetulan akupun terlibat dalam p...

mimpi atau khayalan

4 hari lagi hari itu tiba. dan selamat! makin tua nya aku di hari itu. terkadang aku ingin melupakan hari itu dan berharap hari itu tidak akan ada pada bulan ini. namun pikiran ku mulai membuat khayalan yang asyik tentang hari itu. jika mungkin aku benar sengaja melupakan hari itu, tapi bagaimana dengan orang-orang disekelilingku? dikhayalanku mereka mengingat dan merencanakan sesuatu yang WOW! ( i'm waiting for when my true sweetest birtday ever is ). lalu pikiranku terus berhayal saat itu akan jadi hari terindahku. kebahagiaan yang tidak dapat dibeli. kejutan dari orang-orang yang berada dihidup ku. kejutan dari orang(-orang) yang terkasih. well, seandainya aku menjalani hidup ini tanpa harus tau tanggal berapa dan jam berapa hanya pada bulan ini saja, tapi.... tapi ya selalu ada sepercik khayalan yaang selalu aku khayalkan berbeda setiap tahunnya. begitu pun dengan tahun ini. terkadang aku tersenyum sendiri dibuatnya, mimpiku gila. khayalanku pun gila. aku gila? ya ent...
aku tidak sempurna ketika sendiri. aku sempurna saat berdua -- berdampingan -- berpasangan. pasanganku nanti pasti yang terbaik, karena dia penyempurna kekuranganku ~ @zahranoii. jakarta, 15 agustus 2011. inspirasi dari perjalan kaki di waktu magrib.

datang dan kembali

sebodoh-bodohnya ayam tidak seperti tikus, dia masih bisa menghindar jika ada kendaraan mendekat sebodoh-bodohnya ayam, ketika dia mati malah jadi makanan enak sedangkan tikus hanya menjadi bangkai tergeletak mengenaskan. ya, sepertinya memang setiap makhluk sudah punya cara wafat masing-masing dan bukan sesuatu yang tidak mungkin jika nasib ayam dan tikus tadi tertukar. jika tuhan sedang bosan, kenapa tidak? atau jika tuhan sedang iseng, kenapa tidak? manusia-manusia yang diciptakan dengan akal, selalu datang dan pergi - dari tuhan kembali ke tuhan. manusia-manusia datang dengan cara yang sama, dengan proses yang sama. berawal dari sel sperma membuahi sel telur, berproses menjadi manusia, hidup dirahim ibu dan bedanya ketika manusia datang mereka mengenal dunia ini dengan cara yang luar biasa dari nyawa seorang wanita yang berbeda-beda. lalu manusia-manusia itu pergi dengan cara yang berbeda-beda, dari paling cepat hingga paling lambat, dari paling mengenaskan hingga paling menghar...

tentang perasaan (untuk seseorang)

mungkin aneh, tapi memang aneh. terkadang aku ingin menghukum diri atas entah apa ini. aku minta maaf sebelumnya, atas aku yang menikmati gejolak ini. atas aku yang menikmati gelitik ini. maaf sekali lagi atas rasa ini. hadir mu seperti darah yang mengalir dalam tubuhku. mengalir dan terus mengalir, memberi gairah untuk tubuh ini agar terus melangkah. hadir mu seperti saraf dalam tubuhku, mengaktifkakan saraf bibir ini untuk tersenyum lalu merangsang saraf ini untuk tertawa. dan aku lega. terkadang aku ingin menjadi seseorang lain, seseorang yang berani. seseorang seperti yang lain, bebas dan wajar untuk waktu ini. mungkin kamu seperti itu. aku hanya takut ini hanya seperti sesuatu yang kolot, sesuatu yang kuno, sesuatu yang tidak kekinian pada waktu ini sedangkan dirimu adalah sesuatu yang waktu ini. aku terus mencoba menyesuaikan seuatu itu dengan waktu ini, menahan yang sebenarnya, menampilkan sesuatu yang memang waktu ini seperti ini, sesuatu yang wajar. aku yang terjebak dalam ses...

kami yang memilih kami yang..tertindas?

bangsaku ini bangsa yang membanggakan bangsaku ini bangsa yang luar biasa bangsaku ini bangsa yang tiada duanya 5 tahun, pergantian demi pergantian harapan demi harapan sia-siakah? yang benar disembunyikan seakan salah yang salah disiarkan seakan benar orang-orang yang menjadi besar karena jabatan kenegaraan bermulut bersar juga kah kalian? kegagalan itu tidak ada wahai orang besar, tidak kami katakan kalian gagal tapi jangan buat seakan memang gagal katakan jika sesuatu itu ada tapi jangan mengada-ada kan 2 TAHUN MENUJU 2014, masih 2 TAHUN dibiarkan kah kami menerima resiko atas pilihan kami? dibiarkan kah kami tertindas? AYO KITA SAMA-SAMA BANGUN. dulu bangsa indonesia diagungkan, kompak, berani, bersatu. tapi itu kemana? hilang? hidup lebih enak tapi dibuat tidak enak hidup lebih mudah tapi dibuat tidak mudah sudah cukup memberitakan masalah kecil lalu jadi besar rangkul kami wahai orang besar! tengok kami! lihat kami! ada kami disini! ada anak yang tidak bisa sekolah ada pemuda yan...

momentum stasiun kereta api

setiap pukul 5 sore aku bergegas ke stasiun kereta palmerah agar bisa naik tujuan BSD pukul 18.10. keramaian yang membosankan selalu berubah ketika ada keramaian lain, sekolompok waria turun dari kereta, mereka terlalu mencolok untuk tidak dilihat. dengan gagah namun anggun, rambutnya coklat, bulu matanya lentik, bibirnya tipis, dan hidungnya mancung. sempurna. walau tangan kakinya berotot. dia selalu terdepan dibanding yang lainnya. mungkin dia 2 tahun lebih tua dariku yg berusia 20 tahun. dengan kegenitan komponinya dalam bercakap, mereka memanggilnya cindy. aku seperti bersahabat dengannya dalam pikiranku. bertanya-tanya tentangnya, lalu tertawa bersama. ketika sadar dari pelamunanku, seorang pria bibir tipis mata elang, mengenalkan dirinya. dia bernama : ciko.

CINTA

bulan ini bukan bulan cinta, bulan ini bukan bulan merah jambu, bulan ini juga bukan bulan coklat berbentuk hati. tapi di bulan ini aku mengenal apa itu cinta. beberapa minggu lalu, seseorang bertanya tentang cinta dan perbedaan agama. menurutku "cinta itu menyatukan, karena kita punya tuhan yan sama, tuhan yang satu." dan " perbedaan ada bukan karena ada cinta, tapi cinta ada karena ada perbedaan". Tuhan yang maha kasih, Tuhan yang maha sayang, Tuhan yang maha cinta, mengenalkan dirinya dalam kata cinTa. Dia sempurna dengan ke Esaannya, tapi kami sempurna karena "kami / kita". Dia yang maha pencipta, laki-laki dan perempuan. Dia yang maha mengatur dengan segala ketegasan dalam aturannya, namun dia jadikan laki-laki dan perempuan pasangan. Dia yang maha pengampun, namun dia berikan kepada diri kami hawa nafsu lalu Dia mengenalkan dosa. Tuhan juga memberikan kepada kami hati, yang lebih sensitif dibanding uang. hati yang memberi kami rasa. selama hati itu m...

wanita kesatria

Kau tidak lah lagi sahabat ku seperti di kala pagi itu. Kau rangkul aku Kau berikan perhatian terbaikmu Kau jadikan aku sahabat terbaikmu Jika malam terik itu telah datang Dikala itu Aku seperti upik abu dan kau abu nya Dikala malam itu orang lain istirahat, mengembalikan jiwanya yang kacau. Tapi kau ajak aku untuk terus terjaga walau selarut apapun dan walau matahari tak kunjung mucul sekalipun. Lalu kau berbisik hangat di telinga kanan ku " wahai wanita kesatria, kuatkan dirimu, siapkan dirimu, karena kita aka sambut matahari yang sejuk setelah malam yang terik ini."

wahai kehidupan

wahai kehidupan, dulu aku seorang gadis kecil, yang jika terjatuh, menggemparkan sekelilingku dengan tangisanku yang jika aku ditegur, menggemparkan sekelilingku dengan tangisanku yang jika aku sendirian, menggemparkan sekelilingku dengan tangasanku wahai kehidupan,ketika aku kecil kau datangkan dua orang terkasih, kau kenalkan mereka kepadaku sebagai ayah dan ibu pelukan mereka merupakan ketenangan untukku ucapan mereka merupakan penghibur untukku mereka adalah bahagia ku wahai kehidupan, ketika waktu memberikanku perjalanan kau tambahkan orang-orang terkasih yang lain untukku kau kenalkan mereka kepadaku sebagai saudara dan sahabat. mereka adalah bahagiaku yang lainnya wahai kehidupan, aku bukan lagi gadis kecil mu aku tidak menangis saat terjatuh aku tidak menangis saat ditegur aku tidak menangis saat sendirian tetapi, disaat aku jatuh, terkadang tidak ingin lagi aku untuk bangun, disaat aku ditegur, terkadang tidak ingin lagi aku untuk berubah, disaat aku sendirian, terkadang tidak...

60+ menit untuk dunia

setujukah kamu dengan teori, hidup modern = menggunakan banyak energi ? semakin hari semakin banyak pengembangan yang dilakukan oleh manusia, dari yang mikro hingga makro. semakin hari juga semakin banyak bangunan-bangunan multi fungsi dengan segala fasilitas lengkap, menjanjikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggannya, dari yang murah hingga mahal. pernahkah berfikir berapa banyak daya listrik yang dikeluarkan untuk memenuhi segala sarana manusia? berapa banyak komputer, lampu, charge barang elektronik, tv, AC dan yang lainnya, yang dinyalakan dalam satuan menit? pernahkah kalian membayangkan semua orang berkumpul pada satu tempat yang sama; berbincang, tertawa, menari, menyanyi sesuka hati tanpa harus memikirkan beban tanggung jawab yang dipikul pada setiap individu walau hanya 60 menit. aku marah, kalian pun pasti juga marah. aku kesal, kalian pun pasti kesal. jika terjadi pemadaman listrik secara mendadak dengan alasan untuk menstabilkan daya listrik. jika kita benci dengan da...

tentang kita : aku dan kamu (versi aku)

aku hanyalah seorang gadis manis mu, dan kamu adalah pria pemusik ku. setiap malam kamu mainkan alat musik seksimu itu. kamu petik dan sentuh dengan lembut senar sederhana namun menjadi mewah ketika kamu mainkan. kudengar melodi yang mendayu dayu, namun tidak cengeng. deretan nada-nada yang naik turun, namun tetap stabil dan dewasa. setiap malam kamu nyanyikan lagu untukku. suara seksimu menggoda para nada-nada lagu yang sederhana menjadi kesatuan yang kompleks. malamku begitu sempurna denganmu. bulan dan bintang tidak ragu menunjukkan sinar mereka untuk kita. kamu sentuh aku dengan cara yang sederhana. kamu ajak aku berdansa dengan cara yang sederhana. menghentakkan kaki, menjentikkan jari. setiap hentakan, membuat jantung ini berdebar. setiap jentikan, membuat hati ini bersemi. hari ku begitu sepurna denganmu. waktu menjadi saksi ketika aku memilihmu untukku. kamu adalah penghibur dikala laraku. kamu adalah pangeran dikala susahku. wahai penghiburku, aku persembahkan senyum terindahk...

sahabat

#nowplaying vicky sianipar - sahabat sahabat.. sahabat bukanlah teman. sahabat juga bukan saudara. saya semakin memahami apa itu sahabat. katanya seorang sahabat adalah orang yang menerima diri kita apa adanya, katanya seorang sahabat adalah orang yang selalu ada dalam suka maupun duka, jika hari ini aku sahabat mu, apakah besok aku masih sahabatmu? jika aku berubah, akankah kamu menjauhi ku? memandangku dengan penuh keheranan, pergi meninggalkanku tanpa sapa. namun jika besok aku bukan sahabatmu. hari ini, besok dan selamanya aku akan selalu menjadi sahabatmu. itu janjiku. "l alui indahnya dunia, silih berganti rasakan semua yang ada, bertahanlah tetaplah denganku kuperlu itu semua. rasa itu memanggilku sesuatu yang dulu ku rindu, tuk kembali dan ulangi semua dengan mu. karena ku yakin kau disana " katanya lagi sahabat adalah yang mengerti karakter sahabatnya. tau apa yang harus dilakukan jika sahabat kita sedih dan tau bagaimana menyenangkan hati sahabatnya. bayangkan jika ...
bzzzzz bzzzzzz bzzzzzzz (bunyi vibrate tlp) triring triring triring ( bunyi bbm alert) tuktuk (bunyi sms alert) ketika ingin mencoba untuk tidur salah satu atau ketiga tiganya dari bunyi itu berdering, memaksaku untuk merespon ketika ingin mandi salah satu atau ketiga tiganya dari bunyi itu berdering, memaksaku untuk merespon ketika ingin makan salah satu atau ketiga tiganya dari bunyi itu berdering, memaksaku untuk merespon ketika ingin belajar di kelas salah satu atau ketiga tiganya dari bunyi itu berdering, memaksaku untuk merespon bunyi bunyi itu seperti cycle of my life , ketika ketiga tiganya tiba tiba berhenti dalam dalam satu waktu, saya yang kebingungan. mati gaya. tapi ketika ketiga tiganya berdering dalam satu waktu, saya juga kebingungan. kebanyakan gaya. terkadang butuh ketenangan. ketika banyak tapi dan mengeluh hanya membuat diri saya semakin tidak bersyukur. menikmati apa yang terjadi saat ini dan memberikan yang terbaik saat ini adalah saya saat ini.
kata orang hidup itu seperti roda, yang terkadang diatas lalu bisa kebawah lagi. kata orang hidup itu seperti memasukkan gigi pada mobil manual, harus perlahan lalu melesat maju. kata orang hidup itu seperti menaiki tanjakkan dengan sepedah. menyerah karana kelelahan, atau maju dan merasakan turunan yang nikmat setelah tiba dipuncak. ketika saya mengenal hidup itu adalah perjuangan, rasa lelah hanyalah alasan sementara untuk berhenti berjuang, rasa sakit juga hanya alasan untuk berhenti berjuang. rasa menyerah lalu putus asa dan merasa tidak berguna juga hanya alasan untuk berhenti berjuang. hanya rasa malas dan jenuh penyebab alasan semua itu ada. pernahkah ada di benak kalian berbisik "saya bosan selalu mengalah" . pernahkah ada di benak kalian berbisik " saya jenuh" pernahkah ada di benak kalian berteriak "saya ingin lari dari masalah ini" manusia adalah makhluk yang memiliki ego yang besar. taukah kamu bagaimana orang bisa disebut dewasa? menurut saya ...