Skip to main content

Tersesat

4 hari kebalakang ini adalah hari dimana aku tidak mengerti siapa aku,
hari dimana aku tidak mengerti kemana tujuanku
disetiap harinya, aku berjalan menulusuri liku kehidupan, dimana setiap liku aku berhadapan dengan tembok penghalang yang sangat besar dan kokoh. aku selalu menghidar mencari jalan lain, namun tembok itu seperti fatamorgana dalam perjalanan ku.selalu ada dan selalu ada. akuhanya selalu menghindar dan selalu menghidar.

sampai dimana aku tiba dititik jenuh. aku lelah dengan semua perjalanan ini. setiap harinya aku hanya duduk termangu lalu pada akhirnya mataku terpejam memaksaku bertemu dengan hari lain, dan aku masih dengan kondisi yang sama. ironis.

sesekali aku mencoba keluar dari kondisi ini, mencari situasi baru, mencari cahaya baru untuk menuntunku jalan dan mengembalikan kekuatanku yang hampir habis terkuras.

ya mungkin aku butuh 'senang-senang'. pada detik itu aku meninggalkan tuhan, aku asik dengan diriku sendiri, membiarkan para setan berbisik hingga berteriak bebas dikepalaku. dengan sukses mereka membuatku menjadi pribadi yang liar.


aku menikmatinya, memejamkan mata sesekali sambil bergoyang. mengangkat tangan, meminum minuman yang terasa pahit dilidah, dan panas ditenggorokkan, lalu ku hapus pergi bersama asap dari batangan yang aku bakar. aku bahagia walau sesaat.


bahagiaku bertambah saat itu karena ada dia. hanya aku dan dia and he got my smile perfectly

akhirnya aku mendapatkan kesenangan ku. kesenangan yang aku anggap benar, kesenangan yang memang untukku, kesenangan yang selama ini tuhan mencoba melarangku. (siapa aku sekarang?)

aku selalu membenci waktu yang memaksaku mengakhir kesenanganku, dengan langkah berat menuju kamar gelap itu kembali, namun pikiranku masih mengulang-ngulang kesenangan yang aku lakukan tadi. aku merasa terapung sekarang, sebagian dari jiwaku menarikku untuk kembali ke liku yang membosankan itu dan sebagian lainnya memaksaku untuk tetap tinggal berasama kenangan kesenanganku hari itu. (bahagiakah aku sekarang?)

*****

mulai sayup-sayup kudengar tangisan bayi anak tetanggaku melengking nyaring, aku terbangun namun masih terapung. aku seperti orang yang baru tercandu obat. beberapa waktu kemudian, aku baru sadar bahwa kemarin itu telah berlalu, lalu hari ini? (harus kemana aku sekarang?)

Comments

Popular posts from this blog

hanya ingin menulis

membaca tulisan orang membaca komentar orang memberikan saya banyak makna akhirnya timbul gejolak-gejolak dalam hati dan butuh tempat untuk menuangkan semuanya tidak peduli apa kata orang karena saya hanya ingin menulis

SAYANGI TUBUH, LEWAT KULIT YANG SEHAT

Hadir di talkshow NIVEA hari Jumat lalu, banyak hal baru yang cukup menampar saya sebagai pribadi yang selama ini menganggap remeh sinar matahari dan kesehatan kulit sendiri. Saya ini termasuk tipe yang sangat cuek untuk menggunakan tabir surya setiap harinya, walaupun harus beraktivitas diluar ruangan . Padahal menggunakan tabir surya tetap penting digunakan untuk aktivitas di dalam ataupun di luar ruangan. Matahari adalah sumber daya alam paling  penting untuk tubuh kita. Kenapa? Selain vitamin D, sinar matahari membantu menstimulasi sistem kekebalan tubuh, memperkuat pernapasan, melancarkan aliran darah dan sirkulasi metabolisme tubuh kita. Tapi ternyata, jika tidak diimbangi dengan perlindungan kulit, sinar matahari bisa berdampak negatif. Kulit sebagai lapisan pertama di tubuh yang menerima sinar matahari langsung, perlu perlindungan tambahan agar tidak merusakan jaringan kulit yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit. Semakin kita cuek untuk merawat kesehat...

saint loco-santai saja

Mungkin kau kecewa Semua datang yang tak kau minta Namun ini semua kenyataan kita Waktu kita lelah dalam menjalani Semua macam kisah dalam hidup ini Kadang kita lemah hanya mampu untuk pasrah Saat kenyataan ga sejalan dengan harapan Saat keyakinan hilang dalam kepahitan Tetaplah tabah setidaknya kau mencoba Menjadi lebih baik dalam jalani hidup ini Janganlah resah tiada waktu menjawabnya Kau harus bersabar Semua indah pada waktunya Santai saja kawan Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu Kau pasti bisa Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru Tenang saja kawan Hadapilah semua Kau harus bersabar Semua indah pada waktunya Santai saja kawan Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu Kau pasti bisa Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru Tenang saja kawan Hadapilah semua