siapa yang ingin seperti saya?
saya mengerti sekali rasanya mencintai dan dicintai
berulangkali saya berusaha keluar dari belenggu ini
memilih salah satu diantara mereka yang terkasih
menyakiti dua orang yang paling saya kasihi, bukanlah saya
entah setan apa yang merasuki raga ini
yang saya tahu hanya nyaman dan nikmat
bagaimana saya bisa meninggalkan pasangan sesama saya
dia menyayangi saya selayaknya pasangan pada umumnya, begitupun saya?
banyak orang yang melirik aneh terhadap kami
lantas kenapa jika saya dengannya tidak senormal orang-orang yang melirik aneh terhadap kami?
apa bedanya perasaan saya dengan kalian? apa ada sebutan lain untuk kami tentang cinta?
siapa yang layak mengadili ketidak adilan ini? yang jelas bukan kalian!
siapa yang ingin seperti saya?
saya yang tidak rela melihatnya sendu,
senyum indah dari bibirnya yang menawan,
rambut hitam lurus, terjatuh lemas menghiasi wajah manisnya,
tubuhnya yang seperti gitar, melengkung seksi.
dialah bidadari surgaku.
bagaimana saya bisa meninggalkannya
tidak ada lirikan aneh, semuanya terlihat normal saat saya bersamanya
tidak rela aku meninggalkannya sendiri,
meninggalkannya sendiri, lalu membiarkan orang lain merangkul hatinya?
saya tidak akan rela! hanya saya yang berhak merangkul hatinya
tapi...
tuhaaan, apakah kamu memberikan saya dua hati?
yang telah saya berikan masing-masing untuk mereka yang terkasih
bagaimana aku harus memiliki keduanya?
bagaimana aku harus memilih salah satu diantara mereka?
bagaimana aku tanpa mereka?
bagaimana mereka tanpa aku?
*****
kepada yang terkasih, maafkan akuaku seperti buaya yang takut pada air tapi enggan juga hidup didarat
terimasih atas cinta yang sepenuhnya untukku
aku titip hatiku pada kalian, jika besok ragaku pergi
bawa selalu jiwaku bersama kalian
salam sayang selalu dariku untuk kalian wahai kekasihku
Comments