Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2010

saya, diri sendiri, kita semua.

manusia, berawal dari pecahnya sel telur oleh sel sperma, lalu berkembang menjadi segumpal darah, lalu menjadi janin, setelah itu terciptalah yang di sebut 'bayi'. bayi yang suci, manusia yang suci. lalu kenapa mereka menangis saat mereka terlahir di bumi? bukankah harusnya mereka bergembira karena terlahir sebagi manusia yang masih (suci)? lalu apa yang salah? bumi, manusia, ada yang menciptakan. bahkan aturan pun diciptakan untuk menyempurnakannya. (menjadi tempat sempurna dan menjadi manusia sempurna). lalu apa tujuannya di ciptakan semua itu? seandainya setiap nafas, setiap kedipan mata, setiap pendengaran, setiap belaian tangan, setiap langkah, setiap ucapan, kita menyebut nama Nya, mengembalikan semua kepada Nya. tapi apakah cukup hanya dengan menyebut namanya? perlukah Dia sebutan tanpa perbuatan? ketika dirumah, kita hanya tidur, bermain dengan keluarga, duduk terpaku di layar kaca,mengerjakan tugas sebagai anak, lalu solat. ketika disekolah, belajar, main, mengerjakan ...

saya dan mereka

entah kapan saya memutuskan untuk meninggalkan kebersamaan saya dengan yang lain. sekarang saya berdiri dengan yang lain, melihat "hutan hutan yang suram". yang saya sadari hidup ini adalah pilihan. apakah yang saya pilih selalu yang terbaik untuk saya? awalnya, saya berpikir bisa menjalankan dua duanya tanpa ada yang ditinggalkan. karena dulu ketika saya bersama mereka, mereka adalah kebahagiaan saya. "gw sayang lo, love you..."begitu ucap mereka kepada saya. saya juga menyangi merekan, maka dari itu ketika saya mempunyai kabar gembira untuk mereka, harus segera disampaikan kepada mereka agar mereka bahagia seperti apa yang saya rasakan. ternyata rasa paham dan jalan yang saya miliki tidak dimiliki oleh mereka. mereka mulai menjauh, bahkan yang belum diberi kabarpun menjauh. akhirnya hanya topeng diantara kami. mungkin saya salah meninggalkan mereka, tapi mereka bisa membuat saya bisa lebih "stress" daripada yang lain. pikiran egois saya, ungkapan sayang...