Kau tidak lah lagi sahabat ku seperti di kala pagi itu.
Kau rangkul aku
Kau berikan perhatian terbaikmu
Kau jadikan aku sahabat terbaikmu
Jika malam terik itu telah datang
Dikala itu Aku seperti upik abu dan kau abu nya
Dikala malam itu orang lain istirahat, mengembalikan jiwanya yang kacau.
Tapi kau ajak aku untuk terus terjaga walau selarut apapun dan walau matahari tak kunjung mucul sekalipun.
Lalu kau berbisik hangat di telinga kanan ku " wahai wanita kesatria, kuatkan dirimu, siapkan dirimu, karena kita aka sambut matahari yang sejuk setelah malam yang terik ini."
Kau rangkul aku
Kau berikan perhatian terbaikmu
Kau jadikan aku sahabat terbaikmu
Jika malam terik itu telah datang
Dikala itu Aku seperti upik abu dan kau abu nya
Dikala malam itu orang lain istirahat, mengembalikan jiwanya yang kacau.
Tapi kau ajak aku untuk terus terjaga walau selarut apapun dan walau matahari tak kunjung mucul sekalipun.
Lalu kau berbisik hangat di telinga kanan ku " wahai wanita kesatria, kuatkan dirimu, siapkan dirimu, karena kita aka sambut matahari yang sejuk setelah malam yang terik ini."
Comments