Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2011

60+ menit untuk dunia

setujukah kamu dengan teori, hidup modern = menggunakan banyak energi ? semakin hari semakin banyak pengembangan yang dilakukan oleh manusia, dari yang mikro hingga makro. semakin hari juga semakin banyak bangunan-bangunan multi fungsi dengan segala fasilitas lengkap, menjanjikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggannya, dari yang murah hingga mahal. pernahkah berfikir berapa banyak daya listrik yang dikeluarkan untuk memenuhi segala sarana manusia? berapa banyak komputer, lampu, charge barang elektronik, tv, AC dan yang lainnya, yang dinyalakan dalam satuan menit? pernahkah kalian membayangkan semua orang berkumpul pada satu tempat yang sama; berbincang, tertawa, menari, menyanyi sesuka hati tanpa harus memikirkan beban tanggung jawab yang dipikul pada setiap individu walau hanya 60 menit. aku marah, kalian pun pasti juga marah. aku kesal, kalian pun pasti kesal. jika terjadi pemadaman listrik secara mendadak dengan alasan untuk menstabilkan daya listrik. jika kita benci dengan da...

tentang kita : aku dan kamu (versi aku)

aku hanyalah seorang gadis manis mu, dan kamu adalah pria pemusik ku. setiap malam kamu mainkan alat musik seksimu itu. kamu petik dan sentuh dengan lembut senar sederhana namun menjadi mewah ketika kamu mainkan. kudengar melodi yang mendayu dayu, namun tidak cengeng. deretan nada-nada yang naik turun, namun tetap stabil dan dewasa. setiap malam kamu nyanyikan lagu untukku. suara seksimu menggoda para nada-nada lagu yang sederhana menjadi kesatuan yang kompleks. malamku begitu sempurna denganmu. bulan dan bintang tidak ragu menunjukkan sinar mereka untuk kita. kamu sentuh aku dengan cara yang sederhana. kamu ajak aku berdansa dengan cara yang sederhana. menghentakkan kaki, menjentikkan jari. setiap hentakan, membuat jantung ini berdebar. setiap jentikan, membuat hati ini bersemi. hari ku begitu sepurna denganmu. waktu menjadi saksi ketika aku memilihmu untukku. kamu adalah penghibur dikala laraku. kamu adalah pangeran dikala susahku. wahai penghiburku, aku persembahkan senyum terindahk...