Skip to main content

60+ menit untuk dunia

setujukah kamu dengan teori, hidup modern = menggunakan banyak energi ?
semakin hari semakin banyak pengembangan yang dilakukan oleh manusia, dari yang mikro hingga makro.
semakin hari juga semakin banyak bangunan-bangunan multi fungsi dengan segala fasilitas lengkap, menjanjikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggannya, dari yang murah hingga mahal.

pernahkah berfikir berapa banyak daya listrik yang dikeluarkan untuk memenuhi segala sarana manusia?
berapa banyak komputer, lampu, charge barang elektronik, tv, AC dan yang lainnya, yang dinyalakan dalam satuan menit?

pernahkah kalian membayangkan semua orang berkumpul pada satu tempat yang sama; berbincang, tertawa, menari, menyanyi sesuka hati tanpa harus memikirkan beban tanggung jawab yang dipikul pada setiap individu walau hanya 60 menit.

aku marah, kalian pun pasti juga marah. aku kesal, kalian pun pasti kesal. jika terjadi pemadaman listrik secara mendadak dengan alasan untuk menstabilkan daya listrik. jika kita benci dengan dadakan, kenapa tidak kita rencanakan?

60 menit, hanya sekali dalam setahun kita matikan semua keperluan yang menggunakan listrik.
ya, kita, bersama, hanya 60 menit. serempak kita matikan.
jika perlu kita tentukan 60 menit, setiap bulannya, kita lakukan serempak selayaknya car free day. kita mulai belajar menghargai listrik sebagaimana listrik menghargai kita untuk melancarkan aktivitas.

26 maret 2011, saya membayangkan kelap kelip kota-kota besar bukan dari bangunan tinggi. Hari itu bintang bintang memiliki bayangan sinarnya yang bergerak dari segala sudut kota. Saya berencana keliling jalan protokol menggunakan sepeda, berkelap kelip di jalanan bersama ribuan orang lain dengan gaya kelap kelip masing-masing, menikmati gelapnya ibukota.
Jika memang ada makhluk luar angkasa diluar sana, mereka pasti bingung melihat bumi memiliki bintang-bintang bergerak, dan saat itulah Earth Hour.

Comments

Popular posts from this blog

hanya ingin menulis

membaca tulisan orang membaca komentar orang memberikan saya banyak makna akhirnya timbul gejolak-gejolak dalam hati dan butuh tempat untuk menuangkan semuanya tidak peduli apa kata orang karena saya hanya ingin menulis

SAYANGI TUBUH, LEWAT KULIT YANG SEHAT

Hadir di talkshow NIVEA hari Jumat lalu, banyak hal baru yang cukup menampar saya sebagai pribadi yang selama ini menganggap remeh sinar matahari dan kesehatan kulit sendiri. Saya ini termasuk tipe yang sangat cuek untuk menggunakan tabir surya setiap harinya, walaupun harus beraktivitas diluar ruangan . Padahal menggunakan tabir surya tetap penting digunakan untuk aktivitas di dalam ataupun di luar ruangan. Matahari adalah sumber daya alam paling  penting untuk tubuh kita. Kenapa? Selain vitamin D, sinar matahari membantu menstimulasi sistem kekebalan tubuh, memperkuat pernapasan, melancarkan aliran darah dan sirkulasi metabolisme tubuh kita. Tapi ternyata, jika tidak diimbangi dengan perlindungan kulit, sinar matahari bisa berdampak negatif. Kulit sebagai lapisan pertama di tubuh yang menerima sinar matahari langsung, perlu perlindungan tambahan agar tidak merusakan jaringan kulit yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit. Semakin kita cuek untuk merawat kesehat...

saint loco-santai saja

Mungkin kau kecewa Semua datang yang tak kau minta Namun ini semua kenyataan kita Waktu kita lelah dalam menjalani Semua macam kisah dalam hidup ini Kadang kita lemah hanya mampu untuk pasrah Saat kenyataan ga sejalan dengan harapan Saat keyakinan hilang dalam kepahitan Tetaplah tabah setidaknya kau mencoba Menjadi lebih baik dalam jalani hidup ini Janganlah resah tiada waktu menjawabnya Kau harus bersabar Semua indah pada waktunya Santai saja kawan Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu Kau pasti bisa Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru Tenang saja kawan Hadapilah semua Kau harus bersabar Semua indah pada waktunya Santai saja kawan Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu Kau pasti bisa Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru Tenang saja kawan Hadapilah semua