Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

LOMBOK: LOVE & LAUGH

  Penantian rencana berbulan-bulan yang lalu, sejak kami dipertemukan di tempat ini . Berlibur, menginjakan kaki, dan menghirup udara di tanah timur. Kegelisahan akan rencana yang pasti tapi tidak pasti berganti menjadi letupan gairah bisa melepaskan diri sesaat dari hutan kota yang sesak. 18.20 - Tanah jawa yang mulai terlihat kecil dari atas langit sini. Lampu-lampu kota yang berkelap-kelip, melambaikan selamat jalan dan menitipkan salam untuk tanah timur. Akhirnya, perjalanan pertama dimulai, Lombok! Here we go.. Jamuan Ikan Bakar Kami beriringan menelusuri terusan jalan Motong Baan, Lombok Timur. Dua vespa menjadi andalan perjalanan pertama. Menjelang matahari terbenam, udara di sana semakin dingin. Kami melewati jalan kecil yang berkelok-kelok dan hamparan sawah hijau di kiri kanan kami.  Sampai di tempat yang dituju, motor kami parkir di kiri jalan samping sawah. Ada jalan setapak kecil dan pengairan kecil di kanan sawah, kami lewati jalan setapak itu....

Celoteh Plastik

Hai! Aku Plastik. Semua orang mengenal dan membutuhkan Aku. Berawal di abad 19 , orang-orang mulai  menggunakan aku dan menjadikan aku salah satu kebutuhan untuk alat keseharian. Aku memiliki derajat kekristalan yang lebih rendah daripada serat, dan Aku mudah meleleh jika terkena panas. Tapi sifat ku yang elastis, ringan, dan murah membuat aku selalu menjadi pilihan pertama dibanding teman-teman ku yang lain (si Logam, si Besi, si Kaca, si Kayu, dan lain-lain). Memasuki abad 21, seiring dengan orang-orang yang bertambah dan semakin membutuhkan aku. 300 Juta ton setiap tahunnya aku diproduksi di seluruh dunia. 10 Miliyar setiap minggunya, aku digunakan di seluruh dunia. Jumlahku semakin banyak, aku menguasai dunia, padahal aku hanya sebuah Plastik.  Tapi aku sedih. Banyak orang-orang yang selalu membutuhkan aku, seakan mereka tidak bisa hidup tanpa aku. Namun, banyak juga orang-orang yang membenci aku, mencaci-maki aku. Menuntut aku untuk tidak...