mungkin aneh, tapi memang aneh.
terkadang aku ingin menghukum diri atas entah apa ini.
aku minta maaf sebelumnya, atas aku yang menikmati gejolak ini. atas aku yang menikmati gelitik ini. maaf sekali lagi atas rasa ini.
hadir mu seperti darah yang mengalir dalam tubuhku. mengalir dan terus mengalir, memberi gairah untuk tubuh ini agar terus melangkah. hadir mu seperti saraf dalam tubuhku, mengaktifkakan saraf bibir ini untuk tersenyum lalu merangsang saraf ini untuk tertawa. dan aku lega.
terkadang aku ingin menjadi seseorang lain, seseorang yang berani. seseorang seperti yang lain, bebas dan wajar untuk waktu ini. mungkin kamu seperti itu. aku hanya takut ini hanya seperti sesuatu yang kolot, sesuatu yang kuno, sesuatu yang tidak kekinian pada waktu ini sedangkan dirimu adalah sesuatu yang waktu ini. aku terus mencoba menyesuaikan seuatu itu dengan waktu ini, menahan yang sebenarnya, menampilkan sesuatu yang memang waktu ini seperti ini, sesuatu yang wajar.
aku yang terjebak dalam sesuatu itu dan aku takut setelah itu tersesat. ya, gejolak dan gelitik itu, sepertinya akan aku biarkan. entah bagaimana cara mengakhirinya, tapi ini tidak akan berakhir dan aku akan terus terjebak dan menikmatinya. entah apa ujung dari sesuatu ini tapi aku selalu menantikan sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang benar-benar luar biasa dan itu pasti terjadi. semoga aku siap ketika sesuatu yang luarbiasa itu terjadi.
"but let me start by saying i love you"
terkadang aku ingin menghukum diri atas entah apa ini.
aku minta maaf sebelumnya, atas aku yang menikmati gejolak ini. atas aku yang menikmati gelitik ini. maaf sekali lagi atas rasa ini.
hadir mu seperti darah yang mengalir dalam tubuhku. mengalir dan terus mengalir, memberi gairah untuk tubuh ini agar terus melangkah. hadir mu seperti saraf dalam tubuhku, mengaktifkakan saraf bibir ini untuk tersenyum lalu merangsang saraf ini untuk tertawa. dan aku lega.
terkadang aku ingin menjadi seseorang lain, seseorang yang berani. seseorang seperti yang lain, bebas dan wajar untuk waktu ini. mungkin kamu seperti itu. aku hanya takut ini hanya seperti sesuatu yang kolot, sesuatu yang kuno, sesuatu yang tidak kekinian pada waktu ini sedangkan dirimu adalah sesuatu yang waktu ini. aku terus mencoba menyesuaikan seuatu itu dengan waktu ini, menahan yang sebenarnya, menampilkan sesuatu yang memang waktu ini seperti ini, sesuatu yang wajar.
aku yang terjebak dalam sesuatu itu dan aku takut setelah itu tersesat. ya, gejolak dan gelitik itu, sepertinya akan aku biarkan. entah bagaimana cara mengakhirinya, tapi ini tidak akan berakhir dan aku akan terus terjebak dan menikmatinya. entah apa ujung dari sesuatu ini tapi aku selalu menantikan sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang benar-benar luar biasa dan itu pasti terjadi. semoga aku siap ketika sesuatu yang luarbiasa itu terjadi.
"but let me start by saying i love you"
Comments