dulu ketika saya berada di tingkat ke atas, saya dipercaya menjadi pemimpin sebuah organisasi pencinta alam. saya mulai banyak belajar dari situ, belajar mengambil keputusan, belajar menghargai pendapat, belajar menghargai sesama, menghormati keputusan pembina, menghormati keputusan sekolah. perjalanannya pun sudah banyak, baik nyata atau pun fiksi. kenapa saya bilang ada perjalanan fiksi, karena sama sama melewati tanjakan hingga terasa berat, lalu lelah. banyak batu kerikil di jalan, hingga tidak jarang tersandung, bahkan sempat berfikir "untuk menyerah, cukup sampai disini, saya tidak sanggup". saya mulai mengerti sekarang, seiring dengan saya mulai melangkah melanjutkan hidup saya. saya mulai bersyukur dengan apa yang saya dapati dahulu, saya menjadi seperti yang sekarang, mempunyai mental yang kuat, memiiki banyak rencana dan tidak mudah PANIK! *yaa panik adalah kata yang paling saya ingat dari pembina saya dahulu, katanya "jangan mudah PANIK! semua pasti ada jalan,...