Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2011

wanita kesatria

Kau tidak lah lagi sahabat ku seperti di kala pagi itu. Kau rangkul aku Kau berikan perhatian terbaikmu Kau jadikan aku sahabat terbaikmu Jika malam terik itu telah datang Dikala itu Aku seperti upik abu dan kau abu nya Dikala malam itu orang lain istirahat, mengembalikan jiwanya yang kacau. Tapi kau ajak aku untuk terus terjaga walau selarut apapun dan walau matahari tak kunjung mucul sekalipun. Lalu kau berbisik hangat di telinga kanan ku " wahai wanita kesatria, kuatkan dirimu, siapkan dirimu, karena kita aka sambut matahari yang sejuk setelah malam yang terik ini."

wahai kehidupan

wahai kehidupan, dulu aku seorang gadis kecil, yang jika terjatuh, menggemparkan sekelilingku dengan tangisanku yang jika aku ditegur, menggemparkan sekelilingku dengan tangisanku yang jika aku sendirian, menggemparkan sekelilingku dengan tangasanku wahai kehidupan,ketika aku kecil kau datangkan dua orang terkasih, kau kenalkan mereka kepadaku sebagai ayah dan ibu pelukan mereka merupakan ketenangan untukku ucapan mereka merupakan penghibur untukku mereka adalah bahagia ku wahai kehidupan, ketika waktu memberikanku perjalanan kau tambahkan orang-orang terkasih yang lain untukku kau kenalkan mereka kepadaku sebagai saudara dan sahabat. mereka adalah bahagiaku yang lainnya wahai kehidupan, aku bukan lagi gadis kecil mu aku tidak menangis saat terjatuh aku tidak menangis saat ditegur aku tidak menangis saat sendirian tetapi, disaat aku jatuh, terkadang tidak ingin lagi aku untuk bangun, disaat aku ditegur, terkadang tidak ingin lagi aku untuk berubah, disaat aku sendirian, terkadang tidak...