Jika saya ingat kutipan dari salah satu bapak negara (soekarno), beliau pernah berkata "air itu terus mengalir, dia tidak pernah kembali ke titik yang sama untul ke dua kalinya"
Sebegitu tenangnya air, seberapa besar pun batu yang longsor air terus mengalir, bahkan tetesan air secara terus menerus dapat melubangi batu tersebut.
Sebegitu hebatnya air, dinding kokoh yang sudah d buat dengan bahan bangunan sekualitas apapun dapat hancur kembali menjadi serpihan ataupun bongkahan,
Si air hanya ingin bebas mengalir, masalah masalah d depan mereka lewati, karena prinsip mereka, " kami ini harus mengalir" ucap air. " Kami ini hanya butuh ruang untuk mengalir" ucap si air lagi.
Tapi menurut saya ternyata air akan menjadi masalah, air akan mennjadi akbibat. Salah apa di jika memang air yang terkadang menjadi bencana?
Kenapa kita semakin menutup ataupun mempersempit ruang air untuk mengalir? Salahkah jika si air terpaksa menghancurkan bangunan kokoh untuk air mengalir?
Air oh air.
Aku resah ketika melihatmu meluap, aku khawatir ketika melihat mu terus bertambah.
Aku ingin seperti air, aku ingin sehebat air, mengalir dan terus menagalir dan berakhir d muara yang sama, satu tujuan.
"Maka jangan membuat aku meluap, atau bertambah massa nya, berikan aku jalan, berikan aku ruang lebih untuk terbuka"
Sebegitu tenangnya air, seberapa besar pun batu yang longsor air terus mengalir, bahkan tetesan air secara terus menerus dapat melubangi batu tersebut.
Sebegitu hebatnya air, dinding kokoh yang sudah d buat dengan bahan bangunan sekualitas apapun dapat hancur kembali menjadi serpihan ataupun bongkahan,
Si air hanya ingin bebas mengalir, masalah masalah d depan mereka lewati, karena prinsip mereka, " kami ini harus mengalir" ucap air. " Kami ini hanya butuh ruang untuk mengalir" ucap si air lagi.
Tapi menurut saya ternyata air akan menjadi masalah, air akan mennjadi akbibat. Salah apa di jika memang air yang terkadang menjadi bencana?
Kenapa kita semakin menutup ataupun mempersempit ruang air untuk mengalir? Salahkah jika si air terpaksa menghancurkan bangunan kokoh untuk air mengalir?
Air oh air.
Aku resah ketika melihatmu meluap, aku khawatir ketika melihat mu terus bertambah.
Aku ingin seperti air, aku ingin sehebat air, mengalir dan terus menagalir dan berakhir d muara yang sama, satu tujuan.
"Maka jangan membuat aku meluap, atau bertambah massa nya, berikan aku jalan, berikan aku ruang lebih untuk terbuka"
Comments