Skip to main content

itulah kami, MAHASISWA ( menulis gaya stephenie meyer =)) )

jakarta tanpa matahari memang aneh rasanya. beberapa hari kebelakang matahari ragu untuk menammpakkan sinarnya yang hangat. langit menjadi kelabu, air tak kunjung turun, suara suara yang menggelegar mulai berkeliaran.

tiga hari terakhir ujian. tiga hari terakhir untuk semester satu. tak henti hentinya para mahasiswa sibuk mencari kisi kisi untuk keesokan harinya atau bukan kisi kisi namanya, sedikit bocoran, mungkin.
aku melihat wajah wajah bahagia, suram, sendu, kesal, setelah keluar ruang ujian. kebahagiaan atas kesuksesannya, sisanya hanya penyesalan. keluar dari ruang ujian berkumpul menjadi satu kelompok, membahas soal soal, namun ada juga yang berusaha menghindari pembicaraan tersebut karena kesalahannya. tapi ya namanya juga manusia, terbawa arus, obrolan pun terus mengalir, padahal sebagian mengukir kepahitan dalam dirinya.

tapi hari ini berbeda, hari terakhir yang aneh, mata kuliah yang paling menentukan untuk kami, mahasiswa Teknik Informatika, Algoritma dan Pemograman. belum ada keributan di luar sana setelah 40 menit pertama, semua masih fokus pada soal. ada yang mengerinyitkan muka, mengacak ngacak rambut, menengok kebelakang, melirik dan berbisik. namun, aku masih konsentrasi dengan apa yang aku kerjakan. semuanya berjalan dengan lancar sampai akhirnya aku merasa susah untuk bernapas, ada sesuatu di hidungku, sesuatu yang mengganjal, sesuatu yang menggumpal, ingin aku keluarkan, tapi takut membuat keributan baru, akhirnya aku tahan, mencoba bernapas lewat mulut, merasa tidak normal sementara.

merasa kesuliatan mulai memuncak, napas tidak teratur, aku memutuskan keluar dari ruangan, lalu membuang semuanya di luar. lima menit setelah aku keluar, koridor kampus mulai ramai, ada yang menyatakan "aduuh, gw SP nih.." ada juga yang bilang "gw gk blh SP coy", tapi ada juga yang berteriak "anjirr gw SP donk coyy, lo semua pada payah gk SP", aku menatap bingung pada pemuda itu, entah kebanggaan macam apa yang dia miliki. aku tetap tersenyum jika ada teman seperti itu, mendukung kebanggaanya, mungkin, atau sedikit memberi dukungan moril pada teman yang merasa jatoh pada mata kuliah tersebut, entah kenapa yang selalu keluar dari mulutku "udahh sabar yaa" sambil memegang pundaknya memberi sedikit kekuatan. tapi itulah kami, MAHASISWA.

Comments

oh gayanya si stephenie ra.
yah dia kan gue yang ngajarin. kemaren smsan, bahaha.
nilai praktikum akhir untuk sumbangan nilai akhir cuma 9.96 dari 20 ra. kesel gw, tapi gw juga mahasiswa coy. hehe
m u t i a said…
klo gaya J.K. Rowling gimana ra?
hehehe..
btw, ra, pokoknya harus nonton bareng2 lagi yang kambing jantannya!
yang murah meriah lhaa.. layar tancep! wkwkwkw
Unknown said…
@dika,haha..iyaa coyy, gw jg kesel ngeliat hasil akhirnya,gk ngerti penilaiannya gimana,,tapi masih ada struktr data coyy..hha

@muti,, haha..ogahh ahh layar tancep mah, mending bli vcd bajakan trus ntn di rumah..haha

Popular posts from this blog

hanya ingin menulis

membaca tulisan orang membaca komentar orang memberikan saya banyak makna akhirnya timbul gejolak-gejolak dalam hati dan butuh tempat untuk menuangkan semuanya tidak peduli apa kata orang karena saya hanya ingin menulis

SAYANGI TUBUH, LEWAT KULIT YANG SEHAT

Hadir di talkshow NIVEA hari Jumat lalu, banyak hal baru yang cukup menampar saya sebagai pribadi yang selama ini menganggap remeh sinar matahari dan kesehatan kulit sendiri. Saya ini termasuk tipe yang sangat cuek untuk menggunakan tabir surya setiap harinya, walaupun harus beraktivitas diluar ruangan . Padahal menggunakan tabir surya tetap penting digunakan untuk aktivitas di dalam ataupun di luar ruangan. Matahari adalah sumber daya alam paling  penting untuk tubuh kita. Kenapa? Selain vitamin D, sinar matahari membantu menstimulasi sistem kekebalan tubuh, memperkuat pernapasan, melancarkan aliran darah dan sirkulasi metabolisme tubuh kita. Tapi ternyata, jika tidak diimbangi dengan perlindungan kulit, sinar matahari bisa berdampak negatif. Kulit sebagai lapisan pertama di tubuh yang menerima sinar matahari langsung, perlu perlindungan tambahan agar tidak merusakan jaringan kulit yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit. Semakin kita cuek untuk merawat kesehat...

saint loco-santai saja

Mungkin kau kecewa Semua datang yang tak kau minta Namun ini semua kenyataan kita Waktu kita lelah dalam menjalani Semua macam kisah dalam hidup ini Kadang kita lemah hanya mampu untuk pasrah Saat kenyataan ga sejalan dengan harapan Saat keyakinan hilang dalam kepahitan Tetaplah tabah setidaknya kau mencoba Menjadi lebih baik dalam jalani hidup ini Janganlah resah tiada waktu menjawabnya Kau harus bersabar Semua indah pada waktunya Santai saja kawan Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu Kau pasti bisa Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru Tenang saja kawan Hadapilah semua Kau harus bersabar Semua indah pada waktunya Santai saja kawan Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu Kau pasti bisa Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru Tenang saja kawan Hadapilah semua