Skip to main content

Main untuk hidup, hidup untuk main

"Hidup itu main. Ketika main kita hidup. Tapi hidup bukan main-main. Jadi jangan main-main dengan kehidupan. Karena hidup adalah permainan tapi bukan untuk main-main"

Kita adalah bagian dari waktu. Semua yang kita lakukan, tawa, sedih, senang, susah, semangat. Yang semua pada akhirnya menuju sebuah titik lelah. Tapi bukan lelah untuk hidup.

Bagi saya, perjuangan dan kebahagiaan itu seperi siang dan malam. Di siang hari orang-orang diseluruh belahan dunia, mengadu, berjuang untik nasib mereka. Menghapiri masalah, lalu tinggal dengan solusi. Menjadi analis lalu berfikir kreatif. Dan semesta dengan keagunganya melukiskan langit yang mereka sebut, senja. Saat itu, oksigen dari nirwana turun ke bumi memberi ketenangan.

Satu persatu bintang mulai muncul, begitupun dengan bulan yang tak mau kalah. Saya menyebutnya "waktu santai". Kami pun punya cara masing-masing untuk menikmatinya. Tapi pernahkah kalian merasa ketika seluruh badan kita bahkan sampai kebagian dalamnya, menjerit kelelahan, menuntut istirahat, tapi tetap ada hasrat untuk menghabiskan malam hingga pagi buta, untuk sesuatu yang mungkin belum tentu terjadi besoknya atau 2 hari setelahnya, bahkan setaun setelahnya.

Tak jarang segala cara untuk merayu tubuh ini agar kembali diam dalam jeritnya. Apa caranya? Masih kenikmatan nakal masa muda. Membawa tubuh ini kedunia baru. Sesuatu hal yang dingin padahal pait ketika di kerongkongan, panas dilambung, lalu naik ke otak dan membuat dunia baru.

Ada cerita untuk dunia baru ini, yang terkadang tiba-tiba datang saat kondisi ini. Bisa tiba-tiba tertawa, tapi entah apa penyebabnya. Bisa tiba-tiba sedih, tapi juga entah apa sebabnya. Mereka seperti sesuatu yg lama terpendam, lalu kembali bergentayangan seperti hantu. Ya gentayangan, karena itu akan hilang kembali, seperti vampire yg takut sinar matahari.

Mereka bilang hidup ini punya tujuan. Segala sesuatunya harus dijalani serius, katanya. Jika gagal lalu kecewa, itu kesuksesan yang tertunda, katanya. Tapi saya sedang tidak mau membicarakan teori itu. Terlalu robotic. Seperti rumus, IF (serius =1, 1=sukses), ELSE (gagal, gagal=0). Hidup ini bagaimana soal menerima kan? Nah bagi saya masih atau untuk saat ini, saya main untuk hidup, lalu hidup untuk main.

Comments

Popular posts from this blog

hanya ingin menulis

membaca tulisan orang membaca komentar orang memberikan saya banyak makna akhirnya timbul gejolak-gejolak dalam hati dan butuh tempat untuk menuangkan semuanya tidak peduli apa kata orang karena saya hanya ingin menulis

SAYANGI TUBUH, LEWAT KULIT YANG SEHAT

Hadir di talkshow NIVEA hari Jumat lalu, banyak hal baru yang cukup menampar saya sebagai pribadi yang selama ini menganggap remeh sinar matahari dan kesehatan kulit sendiri. Saya ini termasuk tipe yang sangat cuek untuk menggunakan tabir surya setiap harinya, walaupun harus beraktivitas diluar ruangan . Padahal menggunakan tabir surya tetap penting digunakan untuk aktivitas di dalam ataupun di luar ruangan. Matahari adalah sumber daya alam paling  penting untuk tubuh kita. Kenapa? Selain vitamin D, sinar matahari membantu menstimulasi sistem kekebalan tubuh, memperkuat pernapasan, melancarkan aliran darah dan sirkulasi metabolisme tubuh kita. Tapi ternyata, jika tidak diimbangi dengan perlindungan kulit, sinar matahari bisa berdampak negatif. Kulit sebagai lapisan pertama di tubuh yang menerima sinar matahari langsung, perlu perlindungan tambahan agar tidak merusakan jaringan kulit yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit. Semakin kita cuek untuk merawat kesehat...

saint loco-santai saja

Mungkin kau kecewa Semua datang yang tak kau minta Namun ini semua kenyataan kita Waktu kita lelah dalam menjalani Semua macam kisah dalam hidup ini Kadang kita lemah hanya mampu untuk pasrah Saat kenyataan ga sejalan dengan harapan Saat keyakinan hilang dalam kepahitan Tetaplah tabah setidaknya kau mencoba Menjadi lebih baik dalam jalani hidup ini Janganlah resah tiada waktu menjawabnya Kau harus bersabar Semua indah pada waktunya Santai saja kawan Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu Kau pasti bisa Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru Tenang saja kawan Hadapilah semua Kau harus bersabar Semua indah pada waktunya Santai saja kawan Ikuti kata hati biarkan sedihmu berlalu Kau pasti bisa Menjadi suatu hari dengan pagi yang baru Tenang saja kawan Hadapilah semua