Tuhan..
wahai Tuhanku yang Maha Pendengar
aku ingin kau mendegar sepenggal kisah ku saat ini
Tuhan, Kau ciptakan kami untuk beribadah kepadaMu hanya kepadaMu
rasanya tidak ingin mengeluarkan setetes keringat ataupun airmata jika bukan karenaMu
Kau penciptaku dan aku makhlukMu
Tuhan, boleh aku bercerita kepadamu?
aku tau apa yanga harus aku tau, aku dapat apa yang harus aku dapat, aku jalani apa yang harus aku jalani dan aku lewati apa yang harus aku lewati.
Perjalananku menuju SurgaMu, masih jauh. aku tau itu.
Kau ciptakan aku sebagai makhluk sosial kan?
aku punya keluarga, saudara kandungku. aku tau itu.
terkadang aku membutuhkan sosok lain.
yang lebih tinggi dariku, yang lebih berakal dariku.
aku selalu berusaha saat ini utuk menyamakan derajatku, tapi tidak pernah bisa stabil.
ketika aku bisa menjadi sosok itu untuk orang lain, aku bangga, tapi ternyata aku sadar aku pun butuh sosok itu.
aku selalu berusaha mempunyai pola fikir yang sama, tapi ternyata sulit.
Kau ciptakan kami utnuk saling ketergantungan bukan?
Kau ciptakan dua jenis di bumimu ini bukan?
aku mencari nya di tempatku, tapi berbeda sekarang.
aku menunggu, tapi aku menunggu siapa?
jika aku berada di tempat yang sama bersama (nya), itu berbeda jika tidak di tempat yang sama lagi. aku tidak menyesali jika memang sudah berbeda.
Tuhan..
terkadang aku hanya butuh bicara, bertukar pikiran, membutuhkan motivasi dari pikiran pikiran lain karena aku tau cara berfikir ku dengan (nya) berbeda, Kau ciptakan kami untuk saling melengkapi bukan?
atau sebenernya itu hanya prasangka ku?
haruskah aku berkata dahulu "heii, bisa temani aku bicara? dan dia mendengar. lalu haruskah aku mengeluh dan mengeluh pada (nya)hingga dia prihatin padaku. dan kembali stabil ketika aku sudah merasa oke. haruskah aku yang memulai?sifat apa yang Kau berikan untuk (nya) sebenarnya? sekali lagi kita hanya saling melengkapi kan?
bisakah semuanya berjalan secara spontan?menurutMu apakah lebih asik jika ada yang tau apa yang dirasakan, karena semua dilaku kan bersama sama?
atau itu semua karena sifatku padahal sebenarnya tidak begitu?
Tuhan jika aku harus mencari, bantu aku, bimbing aku, kuatkan aku. ingatkan aku bila aku mulai lemah, ingatkan aku bila aku mulai menyerah.
wahai Tuhan ku yang Maha Tau
aku tau, hanya Engkau yang lebih tau secara komplex apa yang aku rasakan, maafkan aku jika ini hanya prasangka. maafkan aku jika aku salah.
TerimaKasih Tuhan.....
*when the tears fall, i felt better after i have written this blog, this is my way to show what i feel.thx god
wahai Tuhanku yang Maha Pendengar
aku ingin kau mendegar sepenggal kisah ku saat ini
Tuhan, Kau ciptakan kami untuk beribadah kepadaMu hanya kepadaMu
rasanya tidak ingin mengeluarkan setetes keringat ataupun airmata jika bukan karenaMu
Kau penciptaku dan aku makhlukMu
Tuhan, boleh aku bercerita kepadamu?
aku tau apa yanga harus aku tau, aku dapat apa yang harus aku dapat, aku jalani apa yang harus aku jalani dan aku lewati apa yang harus aku lewati.
Perjalananku menuju SurgaMu, masih jauh. aku tau itu.
Kau ciptakan aku sebagai makhluk sosial kan?
aku punya keluarga, saudara kandungku. aku tau itu.
terkadang aku membutuhkan sosok lain.
yang lebih tinggi dariku, yang lebih berakal dariku.
aku selalu berusaha saat ini utuk menyamakan derajatku, tapi tidak pernah bisa stabil.
ketika aku bisa menjadi sosok itu untuk orang lain, aku bangga, tapi ternyata aku sadar aku pun butuh sosok itu.
aku selalu berusaha mempunyai pola fikir yang sama, tapi ternyata sulit.
Kau ciptakan kami utnuk saling ketergantungan bukan?
Kau ciptakan dua jenis di bumimu ini bukan?
aku mencari nya di tempatku, tapi berbeda sekarang.
aku menunggu, tapi aku menunggu siapa?
jika aku berada di tempat yang sama bersama (nya), itu berbeda jika tidak di tempat yang sama lagi. aku tidak menyesali jika memang sudah berbeda.
Tuhan..
terkadang aku hanya butuh bicara, bertukar pikiran, membutuhkan motivasi dari pikiran pikiran lain karena aku tau cara berfikir ku dengan (nya) berbeda, Kau ciptakan kami untuk saling melengkapi bukan?
atau sebenernya itu hanya prasangka ku?
haruskah aku berkata dahulu "heii, bisa temani aku bicara? dan dia mendengar. lalu haruskah aku mengeluh dan mengeluh pada (nya)hingga dia prihatin padaku. dan kembali stabil ketika aku sudah merasa oke. haruskah aku yang memulai?sifat apa yang Kau berikan untuk (nya) sebenarnya? sekali lagi kita hanya saling melengkapi kan?
bisakah semuanya berjalan secara spontan?menurutMu apakah lebih asik jika ada yang tau apa yang dirasakan, karena semua dilaku kan bersama sama?
atau itu semua karena sifatku padahal sebenarnya tidak begitu?
Tuhan jika aku harus mencari, bantu aku, bimbing aku, kuatkan aku. ingatkan aku bila aku mulai lemah, ingatkan aku bila aku mulai menyerah.
wahai Tuhan ku yang Maha Tau
aku tau, hanya Engkau yang lebih tau secara komplex apa yang aku rasakan, maafkan aku jika ini hanya prasangka. maafkan aku jika aku salah.
TerimaKasih Tuhan.....
*when the tears fall, i felt better after i have written this blog, this is my way to show what i feel.thx god
Comments