"Marhaban Ya Ramadhan"
begitu orang orang menyebutnya, ketika bulan itu akan datang.
betapa gembiranya orang orang akan datangnya bulan itu.
bulan dimana pintu surga di buka selebar lebarnya untuk orang orang yang beribadah di bulan itu.
orang orang menyambut puasa hari pertama dengan semangat, bangun dini hari untuk menyiapkan sahur, solat subuh, membaca ayat ayat alquran dan sebagainya. orang orang berlomba lomba dalam kebaikan pada bulan itu.
betapa ringannya orang orang melangkahkan kakinya ke masjid setelah berbuka puasa.
pada hari pertama, luar biasa penuhnya rumah Allah itu, rasa syukur luar biasa dari hamba hambanya akan datangnya bulan yang suci itu.
hal yang sama terjadi pada hari ke dua, ke tiga, ke empat dan selanjutnya.
pada hari ke lima, jumlah barisan berkurang satu baris. dan begitu pun pada hari hari selanjutnya, berkurang satu demi satu. menuju pertengahan, mungkin hanya setengah yang memenuhi masjid itu. hanya beberapa orang yang bertahan dalam barisan terdepan, mungkin ada yang tadinya di belakang, maju mengisi ruang yang kosong dalam barisan tersebut dan menjadi barisan yang teratur.
lalu apa yang terjadi ketika mulai mendekati hari kemenangan, yaitu hari yang suci. orang orang kembali berbondong bondong memasuki rumah Allah. dipenuhinya kembali masjid itu, karena kemenangan akan datang. ( bersorak lah orang orang dengan datangnya hari itu).
kalau begitu siapa yang bertahan pada barisan depan, atau yang maju ke barisan depan dari awal datangnya bulan ramadhan sampai hari kemenangan itu tiba?
Aku, aku ingin berada di barisan itu. menikmati hari kemenangan karena ibadah atau aktivitas ku pada bulan itu. pasti beda rasanya dengan orang orang yang menghilang pada pertengahan lalu kembali lagi pada akhirnya.
dan siapa lagi yang mau bertahan pada barisan itu?kamu?
begitu orang orang menyebutnya, ketika bulan itu akan datang.
betapa gembiranya orang orang akan datangnya bulan itu.
bulan dimana pintu surga di buka selebar lebarnya untuk orang orang yang beribadah di bulan itu.
orang orang menyambut puasa hari pertama dengan semangat, bangun dini hari untuk menyiapkan sahur, solat subuh, membaca ayat ayat alquran dan sebagainya. orang orang berlomba lomba dalam kebaikan pada bulan itu.
betapa ringannya orang orang melangkahkan kakinya ke masjid setelah berbuka puasa.
pada hari pertama, luar biasa penuhnya rumah Allah itu, rasa syukur luar biasa dari hamba hambanya akan datangnya bulan yang suci itu.
hal yang sama terjadi pada hari ke dua, ke tiga, ke empat dan selanjutnya.
pada hari ke lima, jumlah barisan berkurang satu baris. dan begitu pun pada hari hari selanjutnya, berkurang satu demi satu. menuju pertengahan, mungkin hanya setengah yang memenuhi masjid itu. hanya beberapa orang yang bertahan dalam barisan terdepan, mungkin ada yang tadinya di belakang, maju mengisi ruang yang kosong dalam barisan tersebut dan menjadi barisan yang teratur.
lalu apa yang terjadi ketika mulai mendekati hari kemenangan, yaitu hari yang suci. orang orang kembali berbondong bondong memasuki rumah Allah. dipenuhinya kembali masjid itu, karena kemenangan akan datang. ( bersorak lah orang orang dengan datangnya hari itu).
kalau begitu siapa yang bertahan pada barisan depan, atau yang maju ke barisan depan dari awal datangnya bulan ramadhan sampai hari kemenangan itu tiba?
Aku, aku ingin berada di barisan itu. menikmati hari kemenangan karena ibadah atau aktivitas ku pada bulan itu. pasti beda rasanya dengan orang orang yang menghilang pada pertengahan lalu kembali lagi pada akhirnya.
dan siapa lagi yang mau bertahan pada barisan itu?kamu?
Comments