kemarin ada seorang bapak bertanya kepada saya, "janganlah kamu seperti hutan karet! apa yang kamu tahu tentang hutan karet?". saya diam sejenak untuk berpikir dan menjawab "mungkin hasilnya yang sedikit dan lama menghasilkan."
lalu si bapak berkata " coba kamu perhatikan hutan karetnya, jangan kamu bayangkan tentang pohon karetnya!". saya mulai bingung dan terdiam.
" hutan karet. pohon pohonya tersusun rapi, mempunyai barisan yang rapi. tinnginya pun sama, semuanya menghadap ke arah sinar matahari. tanahnya pun datar, rata." jelas si bapak
" lalu tahukah kamu tentang hutan kebun raya? hutan kebun raya. di situ banyak jenis pohon, tumbuhnya beracak, tingginya pun tidak semuanya sama, ada yang tinggi, pendek, besar, kecil. tanahnya pun bergelombang, naik, turun, datar, naik lagi,turun lagi, dan begitu seterusnya"
heii tahukah kalian hubangan hutan karet dan hutan kebun raya dengan kehidupan manusia?
kehidupan manusia kadang naik turun naik turun, tapi jangan ada sifat berlebih diantara naik dan turun,tapi stabil. kehidupan manusia naik turun seperti tanah di kebun raya, dan jangan merasa nyaman dengan kehidupan yang datar seperti hutan karet. itulah dinamika kehidupan.
jadilah manusia yang selalu berlomba lomba dalam kebaikan. berikan dan dapatkan apa yang kita bisa. berikan dan dapatkan yang terbaik. berbanggalah dan bersyukur dengan apa yang sudah diberikan dan didapatkan, seperti hutan di kebun raya, banyak jenis pohon seakan berusaha menampilkan yang terbaik. semakin tinggi pohon semakin terlihat apa lagi jika pohon tersebut banyak menghasilkan buah. semakin tinggi pohon, angin pun semakin kencang berarti semakin berhasil manusia semakin besar ujiannya dan akan menjadi manusia yang memiliki mental yang kuat dalam kehidupannya jika berhasil melewatinya. itulah dinamika kehidupan.
jadi, jadilah manusia manusia seperti di hutan kebun raya. ciptakan kehidupan seperti tanah di kebun raya. itulah dinamika kehidupan.
pertanyaan terakhir dari si bapak " tahukah kamu pohon memiliki makna yang lebih besar dari sekedar analogi manusia?dan tahukah kamu merupakan sebuah apa pohon itu?"
lalu si bapak berkata " coba kamu perhatikan hutan karetnya, jangan kamu bayangkan tentang pohon karetnya!". saya mulai bingung dan terdiam.
" hutan karet. pohon pohonya tersusun rapi, mempunyai barisan yang rapi. tinnginya pun sama, semuanya menghadap ke arah sinar matahari. tanahnya pun datar, rata." jelas si bapak
" lalu tahukah kamu tentang hutan kebun raya? hutan kebun raya. di situ banyak jenis pohon, tumbuhnya beracak, tingginya pun tidak semuanya sama, ada yang tinggi, pendek, besar, kecil. tanahnya pun bergelombang, naik, turun, datar, naik lagi,turun lagi, dan begitu seterusnya"
heii tahukah kalian hubangan hutan karet dan hutan kebun raya dengan kehidupan manusia?
kehidupan manusia kadang naik turun naik turun, tapi jangan ada sifat berlebih diantara naik dan turun,tapi stabil. kehidupan manusia naik turun seperti tanah di kebun raya, dan jangan merasa nyaman dengan kehidupan yang datar seperti hutan karet. itulah dinamika kehidupan.
jadilah manusia yang selalu berlomba lomba dalam kebaikan. berikan dan dapatkan apa yang kita bisa. berikan dan dapatkan yang terbaik. berbanggalah dan bersyukur dengan apa yang sudah diberikan dan didapatkan, seperti hutan di kebun raya, banyak jenis pohon seakan berusaha menampilkan yang terbaik. semakin tinggi pohon semakin terlihat apa lagi jika pohon tersebut banyak menghasilkan buah. semakin tinggi pohon, angin pun semakin kencang berarti semakin berhasil manusia semakin besar ujiannya dan akan menjadi manusia yang memiliki mental yang kuat dalam kehidupannya jika berhasil melewatinya. itulah dinamika kehidupan.
jadi, jadilah manusia manusia seperti di hutan kebun raya. ciptakan kehidupan seperti tanah di kebun raya. itulah dinamika kehidupan.
pertanyaan terakhir dari si bapak " tahukah kamu pohon memiliki makna yang lebih besar dari sekedar analogi manusia?dan tahukah kamu merupakan sebuah apa pohon itu?"
Comments