dihadapanku cuman ada jalan setapak
yang mau tidak mau harus dijalani
setelah aku menjalani banyak persimpangan jalan
tinggal jalan setapak yang tersisa
jalan setapak yang sulit dijalani,
banyak yang harus diselesaikan.
sekarang aku bagai mengejar waktu,
aku ingin semuanya cepat berlalu,
aku ingin menemukan persimpangan jalan kembali,
dengan banyak cabang, yang harus aku pilih dengan lebih cantik dan indah.
aku ingin semuanya terasa lurus seperti jalan tol yang mulus.
sekarang, inilah yang harus kuhadapi
mengejar waktu namun beriringan denga dikejar waktu.
ketika aku akan melaluinya terasa lama,
namun ketika aku sudah melaluinya, menjadi hal yang luar biasa cepat berlalu.
karena begitu aku hanya ingin merasakan waktu jika sudah dilalui.
ketika aku mulai, tanpa sadar aku sudah di pertengahan,
ketika aku di pertengahan, tanpa sadar aku sudah di akhir,
akhir yang berlanjut ke awal,
saat itu aku menemukan kembali awal persimpangan jalan ku.
aku menantimu,wahai awalku yang baru.
yang mau tidak mau harus dijalani
setelah aku menjalani banyak persimpangan jalan
tinggal jalan setapak yang tersisa
jalan setapak yang sulit dijalani,
banyak yang harus diselesaikan.
sekarang aku bagai mengejar waktu,
aku ingin semuanya cepat berlalu,
aku ingin menemukan persimpangan jalan kembali,
dengan banyak cabang, yang harus aku pilih dengan lebih cantik dan indah.
aku ingin semuanya terasa lurus seperti jalan tol yang mulus.
sekarang, inilah yang harus kuhadapi
mengejar waktu namun beriringan denga dikejar waktu.
ketika aku akan melaluinya terasa lama,
namun ketika aku sudah melaluinya, menjadi hal yang luar biasa cepat berlalu.
karena begitu aku hanya ingin merasakan waktu jika sudah dilalui.
ketika aku mulai, tanpa sadar aku sudah di pertengahan,
ketika aku di pertengahan, tanpa sadar aku sudah di akhir,
akhir yang berlanjut ke awal,
saat itu aku menemukan kembali awal persimpangan jalan ku.
aku menantimu,wahai awalku yang baru.
Comments