disaat kesendirianku,
disaat ketermenunganku,
disaat kekosongan ku,
aku mendengar kebahagiaan di luar sana
aku mendengar teriakan,
aku mendengar seruan,
aku mendengar tawa,
aku mendengar canda,
aku mendengar tangis,
aku mendengar suara manjanya,
kehidupan yang tidak pernah kosong
selalu ada sesuatu di dalamnya
tanpa beban, tanpa sesuatu yang harus di pikiirkan
aku ingin seperti pri kecil ku
yang selalu berwarna hari harinya
yang selalu ada tawa
yang selalu ada tangis
yang selalu ada canda
semuanya berjalan tanpa beban
aku ingin seperti pri kecilku.
disaat ketermenunganku,
disaat kekosongan ku,
aku mendengar kebahagiaan di luar sana
aku mendengar teriakan,
aku mendengar seruan,
aku mendengar tawa,
aku mendengar canda,
aku mendengar tangis,
aku mendengar suara manjanya,
kehidupan yang tidak pernah kosong
selalu ada sesuatu di dalamnya
tanpa beban, tanpa sesuatu yang harus di pikiirkan
aku ingin seperti pri kecil ku
yang selalu berwarna hari harinya
yang selalu ada tawa
yang selalu ada tangis
yang selalu ada canda
semuanya berjalan tanpa beban
aku ingin seperti pri kecilku.
Comments
tanpanya,hidup akan hampa dan tak punya arah karena beban itu adalah suatu tujuan yang akan kita jalani
di dalam kehidupan sang peri kecil
terdapat pikiran akan beban hidup di masa depan yang berupa "cita2"
mereka mempunyai cita yang tinggi
yang kelak akan mereka jalani ketika telah dewasa
namun mereka mampu menyembunyikan wujud beban tersebut dengan keceriaan mereka di setiap harinya
bisa menjadi beban ketika mereka tidak sanggup untuk meneruskan cita2 mulianya dikala segelintir aral menghadang
bisa menjadi "unforgettable moment & experience" kelak ketika mereka mampu menempuhnya hingga titik akhir "until the last breath"